Cara Terbaik Menghadapi Orang Sirik Adalah Dengan Diam

Cara Terbaik Menghadapi Orang Sirik Adalah Dengan Diam

Tidak selamanya diam itu adalah menandakan kalian kalah atau tidak memiliki power. Kadang diam itu adalah sikap terbaik yang bisa kita lakukan saat menghadapi orang yang tidak sefrekuensi dengan kita. Saat kita tahu bahwa perdebatan yang akan kita lakukan tidak akan memberikan manfaat apa-apa. Diam menjadi solusi terbaik dalam anda merespon orang tersebut. Karena diam memiliki banyak sekali arti. Dan diam akan menunjukkan kelas anda. Orang pintar dan cerdas tidak selamanya harus bersuara untuk membuktikan dia cerdas.

Cara Terbaik Menghadapi Orang Sirik Adalah Dengan Diam

Pada umumnya orang yang sirik dan iri adalah orang-orang yang haus akan perhatian. Orang yang ingin diperhatikan oleh orang lain. Sehingga mereka melakukan tindakan tersebut untuk mendapatkan perhatian dari orang lain. Agar orang notice bahwa ada dia. Dan itu adalah cara yang menurut saya pribadi tidak berkelas jika hanya ingin mendapatkan perhatian dari orang. Ada banyak cara yang lebih baik untuk bisa mendapatkan perhatian dari orang lain. Salah satunya dengan menunjukkan prestasi kalian. 

Salah satunya dengan menunjukkan kelebihan anda. Lakukan hal baik. Sehingga orang akan notice kalian, orang akan memperhatikan kalian dengan cara yang baik dengan cara yang positif. Mereka akan mengapresiasi anda. Dan itu jauh lebih baik daripada melakukan tindakan negatif untuk mendapatkan sebuah perhatian. Dan saat kita dihadapkan dengan orang-orang seperti ini, sebaiknya kita jangan mudah terpancing. Jangan mudah terbawa emosi, dan situasi. Sehingga kita mengeluarkan tenaga ekstra untuk merespon orang tersebut. 

Karena saat kita melakukan hal tersebut. Itu tidak akan memberikan kalian apa-apa. Mungkin membuat lelah iya, membuat kalian mendapatkan masalah lebih banyak iya. Saat kita merespon mereka itu malah menunjukkan kalian tidak beda jauh dengan mereka. Jadi salah satu cara terbaik merespon orang yang seperti itu adalah diam. Diami saja orang seperti itu. Toh nanti mereka akan lelah sendiri dan mereka akan kehilangan minat untuk terus merendahkan anda, lelah dan malas untuk jahil pada anda, karena dia tidak kunjung direspon.