Belajar Mengampuni Dan Memaafkan Dengan Tulus Dan Penuh

Belajar Mengampuni Dan Memaafkan Dengan Tulus Dan Penuh

Belajar mengampuni adalah hal yang sulit dilakukan. Tapi bagi yang sudah terbiasam, mungkin rasanya mudah. Memang mengampuni harus dilatih. Ada beberapa orang yang bersikeras untuk tidak mengampuni seseorang sampai dia mati bahkan. Terbayang sebesar apa berarti kesalahannya. Tapi balik lagi, apa yang kalian dapatkan dari perasaan menghukum mereka. Apakah keadaan akan semakin baik? Atau bisa mengulang waktu dan memperbaiki keadaan? Tidak.

Belajar Mengampuni Dan Memaafkan Dengan Tulus Dan Penuh

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan baik secara sengaja atau tidak. Dan kita sebagai orang yang melihat, yang menilai, kadang seenaknya menjudge dan bahkan sampai marah di luar batas. Tanpa kita pikirkan dan berkaca pada diri sendiri. Bahwa kita tidak lebih buruk dari orang tersebut. Kadang orang terlalu pusing dengan permasalahan orang lain, sampai melupakan bahwa dirinya masih memiliki kekurangan yang banyak. Harusnya saat anda melihat kesalahan atau kekurangan yang lain, itu menjadikannya pelajaran untuk anda. Bahwa jika anda melakukan hal itu, ya seperti inilah dampaknya.

Bagaimana penilaian orang kepada diri anda. Belajarlah untuk menjadi lebih bijak dan dewasa dalam menyingkapi sesuatunya. Dalam merespon sesuatu. Dan latih diri anda untuk belajar memaafkan, mengampuni, jika anda pun ingin dimaafkan dan diampuni oleh orang lain. JIka berat memaafkan orang lain, ya anda jangan berharap untuk dapat dimaafkan oleh orang lain juga. Belajar mengampuni dan memaafkan orang lain dengan tulus, akan membawakan ketenangan dan kedamaian di dalam hati anda.

Percayalah. Seketika anda berhasil melepaskan rasa marah dan kecewa pada seseorang, dan memaafkannya secara tulus dan penuh, akan ada rasa lega yang luar biasa di dalam hati. Dan rasanya sangat tenang. Sangat damai. Dan rasanya ada beban berat yang terangkat dari tubuh kita. Ya memang sulit rasanya, tapi seketika anda lakukan itu akan sangat nikmat rasanya. Lagipula untuk apa menyimpan rasa benci dan marah sampai bertahun-tahun. sampai menjadi akar pahit. Sedangkan hal itu bisa menyakiti dirimu sendiri.